Antara Ilmu dengan Harta

Inilah jawaban jawaban dari Imam Ali bin Abi thalib ketika ditanya tentang mana yang lebih utama antara ilmu dengan harta :
1. ” Ilmu lebih utama daripada harta, ilmu adalah pusaka para
Nabi, sedang harta adalah pusaka Karun, Fir’aun, dan para
pengumbar nafsu.”
2  ” Ilmu lebih utama daripada harta, karena ilmu itu
menjagamu sedangkan harta malah engkau yang harus
menjaganya.”
3  ” Harta itu jika engkau ‘tasarrufkan’ ( berikan ) menjadi
berkurang, sebaliknya ilmu jika engkau ‘tasarrufkan’
malahan bertambah ”
4  ” Pemilik harta disebut dengan nama bakhil ( kikir ) dan
buruk, tetapi pemilik ilmu disebut dengan nama
keagungan dan kemuliaan.”
5  ” Pemilik harta itu musuhnya banyak, sedang pemilik
ilmu temannya banyak.”
6  ” Ilmu lebih utama daripada harta, karena di akhirat nanti
pemilik harta akan dihisab, sedang orang berilmu akan
memperoleh syafa’at.”
7 ” Harta akan hancur berantakan karena lama ditimbun
zaman, tetapi ilmu tak akan rusak dan musnah walau
ditimbun zaman.”
8 ” Harta membuat hati seseorang menjadi keras, sedang
ilmu malah membuat hati menjadi bercahaya.”
9 ” Ilmu lebih utama daripada harta, karena pemilik harta
bisa mengaku menjadi Tuhan akibat harta yang
dimilikinya, sedang orang yang berilmu justru mengaku
sebagai hamba karena ilmunya.”

14 thoughts on “Antara Ilmu dengan Harta

  1. Anti na’am, you are all right jeng. Ane suka yang nomer 2. Mangkanya, besok dingakherat kebanyakan nyang masuk syurga urang miskin, sebab hisab hartanya sedikit, sehinnga lebih cepat, dan subaliknya.
    Btw, mohon link blogku nyang ini jeng, link blog jeng Nopha dengan anchor text “Pakaian Indonesia” sudah nangkring di “Hot-LINK”nya hot.anekaberita.com. Sukran wa’afwany.

  2. Dengan Ilmu Kita bisa Mencari Harta dan sekarang dengan hartalah kita bisa mencari ilmu. Namun Ilmu itu menjaga pemiliknya sementara Harta dijaga pemiliknya

  3. nha di jaman modern kompleks spt saat ini,terkadang ada anggapan juga bahwa utk membuktikan klo emg punya banyk ilmu, buktinya adalah juga punya banyak harta. masy bs cenderung hedonis. padahal ilmu itu sangat luas mekiputi semuanya :)

  4. Tetapi harta juga dibutuhkan sebagai sarana untuk mendapatkan ilmu… Misalnya Ilmu kedokteran, maka harus punya uang paling gak 300 juta untuk sekolah kedokteran.. Lain soal kalau sekolah kedokteran bukan utk mencari ilmu, tetapi untuk mencari pasien.. :)

  5. Mampir kesini ternyata dapat tambahan ilmu baru, thanks ya.
    n thanks juga sudah sempat mampir di blog, Linknya juga sudah saya pasang, silahkan di cek di page LINK SAHABAT, maaf kalau blog saya kurang terurus, lama ga Update.
    Sekali lagi terima ksih n salam kenal

  6. Pada saat ini harga ilmu bisa dibeli. Antara Ilmu dan kekayaan berjalan seiring. Walaupun pemerintah sudah menerapkan BOS ( Biaya Operasional Sekolah ) untuk menekan biasa pendidikan yang tinggi. Fakta di lapangan biaya pendidikan tetap tinggi. Pemerintah hanya menyejahterakan para guru saja dengan program Sertifikasi, tetapi pendidikan kepada anak anak kok semakin tinggi saja. Biaya buku buku yang semakin melangit dan pungutan pungutan yang dilakukan oleh Komite sekolah. Benar Sekolah tidak memungut uang kepada orang tua tetapi saat ini komite sekolah yang memungut; kan sama saja . orang tua tetap mengeluarkan uang walupun ada BOS.
    Kalau ingin tinggi tingkat pendidikannya maka diperlukan harta yang banyak pula.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *