Kelak Rasulullah Mengenali Kita Dari Cahaya Bekas Wudlu

Kelak Rasulullah Mengenali Kita Dari Cahaya Bekas Wudlu

Abu Hurairah ra. Menuturkan, Rasulullah saw. bersabda: “Kelak di hari kemudian telagaku lebih luas dari jarak antara Nailah dan Aden. Airnya lebih jernih daripada salju, lebih manis daripada madu dicampur susu. Bejananya lebih banyak daripada bintang-bintang di langit. Aku melarang orang mendekat ke telagaku itu, sebagaimana orang menghalau unta orang lain apabila datang ke telaganya.”

Para Sahabat bertanya: “Ya Rasulullah, apakah engkau mengenali kami ketika itu?”

“Ya,” jawab Rasulullah. “Ketika itu kalian memiliki tanda yang tidak dimiliki umat-umat lain. Kalian akan datang kepadaku bercahaya gilang-gemilang karena bekas wudlu.” (HR. Muslim)

Abu Hurairah ra. Mengungkapkan, Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya pada hari kiamat kelak, umatku akan dihadapkan dalam keadaan putih bercahaya karena bekas air wudlunya. Karena itu barang siapa di antara kalian menginginkan agar cahayanya ditambahkan, hendaklah ia mengerjakan (amalan itu).” (HR. Lima orang ahli Hadist kecuali Abu Dawud).

Abu Hurairah ra. Menyatakan, Rasulullah saw.” Pada hari kiamat kelak, kalian semua akan tampak bercahaya gilang-gemilang karena kalian menyempurnakan wudlu sebagu-bagusnya. Karena itu lebihilah batas-batas tertentu yang diwajibkan mencucinya ketika wudlu.” (HR. Muslim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *